Puluhan Guru SD Belajar Manajemen Literasi Kelas

Puluhan Guru SD Belajar Manajemen Literasi Kelas

Puluhan Guru SD Belajar Manajemen Literasi Kelas

SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura, Sukoharjo menggandeng Sekolah Dasar Swasta

Rujukan (SDSR) SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta memberikan pembelajaran tentang manajemen kelas. Sebanyak 38 peserta mengikuti Studi Banding bertepatan dengan hari spesial yaitu Hari Tani Nasional, Senin (24/09/2018) lalu.

Waka Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Mulyadi mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk mengobservasi dan juga tukar pengalaman antara guru Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK dengan guru SDIT Al Kautsar supaya kelas tidak gersang.

“Peserta studi banding SDIT Al Kautsar 38 Guru belajar manajmen kelas, pengelolaan kelas, kebersihan dan kenyamanan sekolah dan kelas serta literasi yang penuh karya anak,” urainya.
Baca Juga : MENGENASKAN, Asyik Foto Selfi di Atas Rel KA Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan, Solo, Tubuh Petrik Tersambar KA Gajayana

Ditambahkan Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta, Sri Sayekti, d

alam kesempatam tersebut, dirinya juga menerangkan dan memberi pengarahan tentang seluk-beluk SD Muh 1 dari awal berdiri perjalanan panjang dan suka duka bersama.
istimewa

“Tidak hanya itu, juga, program-program belajar yang telah dilaksanakan, Badan Usaha Milik Sekolah (BUMS), sampai pada staf–staf pengajarnya, juga mengenai Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Modern dilengkapi satu set alat periksa gigi, Bank Sampah, Radio Streaming Radio Pendidikan Solo Belajar, Ekstrakurikuler Berbasis Budaya dan Mutu, kantin sehat dan sudut baca. Tiga hal sekolah berkemajuan, pertama perhatikan kesejahteraan guru dan karyawan, kedua, kembangkan sekolah dan ketiga tidak boleh melupakan persyarikatan. Dibutuhkan visi misi yang sama dan difahami bersama, selalu berinovasi terus menerus, selalu belajar dan selalu terdepan, ke sini harus diniatkan belajar, sekecil apapun bisa kita bawa pulang untuk melengkapi yang sudah ada,” paparnya.

Baca Juga : Permintaan Darah Terus Meningkat, PMI Solo Gelar Pelatihan BDRS

Sementara itu, salah satu wakil kepala sekolah, Jatmiko, dari SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengimbuhkan, pihaknya tengah mengawal predikat Sekolah Dasar Rujukan berbasis Sekolah Swasta.

“Semoga penghargaan ini mampu memberikan manfaat dan kemajuan bagi pengembangan sekolah baik Negeri maupun Swasta, Maju bersama, Bersinar Bersama, membaca buku selama 15 menit di awal waktu pelajaran. Kebijakan ini menjadi bagian upaya sekolah dalam mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan bekerja sama Mobil Arpusda Solo untuk menyuburkan budaya literasi, jadikan di antara satu generasi berkemajuan dan berkedaban di era kekinian,” ujarnya. Triawati PP

 

Sumber :

https://usgsprojects.org/sejarah-berdirinya-gedung-pancasila-di-jakarta/