Bupati Bekasi Berikan Kuliah Umum di President University Cikarang

Bupati Bekasi Berikan Kuliah Umum di President University Cikarang

Bupati Bekasi Berikan Kuliah Umum di President University Cikarang

Bupati Bekasi Hj Neneng Hasanah Yasin memberikan kuliah terbuka di hadapan ratusan mahasiswa dan mahasiswi University President di Aula University President, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (22/5/2018).

Acara bertajuk Woman Leadership Bupati mengungkapkan,

berawal dari kebangkitan nasional dari pergerakan para pemuda, yakni Budi Oetomo bagaimana mereka berjuang untuk menjadikan Indonesia ada.

Maka, ia sebagai salah satu generasi muda penerus yang merupakan seorang perempuan yang tinggal di Pabayuran di ujung perbatasan Karawang ternyata awal menjadi seorang bupati tidaklah mudah karena luar biasa kampanye hitam di Kabupaten Bekasi pada saat itu.

“Alhamdulillah, saat ini saya sudah menjadi Bupati Bekasi dua periode. Sekarang sudah masuk tahun ketujuh untuk membangun Bekasi,” ujar Neneng.

Bupati Bekasi dihadapan Rektor President University,

dosen dan ratusan mahasiswa dan mahasiswi mengungkapkan, dari 2017 pihaknya punya misi Bekasi Bersinar (berdaya saing sejahtera indah dan ramah lingkungan). Sebab, berdaya saing itu penting apalagi dengan melihat penduduk sebanyak 3,7 juta tersebar di 23 kecamatan atau 180 desa dan 7 kelurahan.

“Bagaimana anak bisa berdaya saing? Ya dengan pendidikan, sedangkan Kabupaten Bekasi mempunyai banyak industri terbesar se Asia Tenggara. Pasalnya, hari ini sudah pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) ini nantinya memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negara-negara lain di seluruh Asia Tenggara, sehingga kompetisi akan semakin ketat,” ucap Bupati.

Dirinya juga mewajibkan bagi semua pegawai negeri sipil

(PNS) Kabupaten Bekasi bisa hapal salawat dan mars serta himne.

Menurutnya, kenapa harus salawat karena dengan itu semoga kita mendapatkan perlindungan oleh Allah SWT. Sedangkan untuk menghapal mars dan himne bertujuan untuk cinta terhadap Bekasi. Selain itu, pemerintah daerah juga mempunyai program memberikan makan gratis untuk anak yatim dan miskin. Kita punya program memberi makan satu kali. Semoga akhir tahun bisa dilaksanakan.

“Kita punya program sekolah gratis dari SD dan SMA. Walaupun sekarang ini SMA kewenangan di provinsi, tapi sesuai kebutuhan 2019 nanti kembali ada sekolah gratis dan Alhamdulillah sekarang mau ke Muaragembong dan lainnya akses jalan sudah bagus tidak seperti dulu harus lewat tanggul,” tutur dia.

 

Sumber :

https://www.belajarbahasainggrisku.id/